Penyanyi dan pelantun musik liturgi Israel, Avishai Levi, meninggal dunia dalam kecelakaan yang tidak biasa di Yerusalem pada Jumat, 7 Agustus 2026. Pria berusia 46 tahun tersebut mengalami luka sangat berat setelah kendaraannya sendiri bergerak mundur ketika ia sudah berada di luar mobil. Levi sempat berusaha menghentikan kendaraan tersebut, tetapi tubuhnya justru terjepit dan mengalami cedera fatal.
Kecelakaan terjadi di Jalan Adoniyahu HaKohen, kawasan Bukharim, Yerusalem, pada Jumat sore menjelang dimulainya Sabat. Avishai saat itu dilaporkan sedang bekerja sebagai pengemudi dan baru saja berhenti untuk membantu penumpangnya menurunkan barang. Beberapa saat setelah ia turun, kendaraan mulai bergerak mundur di jalan yang memiliki kemiringan.
Peristiwa tersebut mengejutkan lingkungan musik Mizrahi dan komunitas musik keagamaan Israel. Avishai bukan nama baru dalam industri musik. Ia telah bernyanyi sejak berusia tujuh tahun dan pernah dikenal sebagai salah satu penyanyi anak dalam musik Timur Tengah Israel pada akhir dekade 1980.
Avishai Levi Keluar dari Mobil untuk Membantu Menurunkan Barang
Beberapa menit sebelum kecelakaan, tidak ada tanda bahwa perjalanan tersebut akan berakhir fatal. Menurut laporan awal yang dihimpun media Israel, Avishai menghentikan mobilnya setelah membawa sejumlah penumpang. Ia kemudian keluar untuk membantu menurunkan barang dan koper dari kendaraan.
Laporan Bahadrei Haredim menyebut Avishai bekerja sebagai pengemudi untuk memperoleh penghasilan dan sering melakukan pekerjaan tersebut pada Jumat. Pada hari kecelakaan, ia berhenti di Jalan Adoniyahu HaKohen untuk membantu penumpang yang baru diantarnya.
Ketika Avishai berada di luar kendaraan, mobil mulai bergerak. Laporan Ynet menyebut kendaraan tidak dipindahkan ke posisi parkir sebelum ditinggalkan. Kendaraan kemudian meluncur dan Avishai menyadari situasi tersebut ketika dirinya berada di luar mobil.
Jalan yang menurun membuat kendaraan dapat memperoleh momentum dalam waktu singkat. Avishai kemudian bergerak kembali menuju mobil dengan tujuan menghentikannya sebelum kendaraan terus meluncur.
Avishai Berlari Mengejar Mobil yang Bergerak Mundur
Alih alih menjauh dari kendaraan, Avishai mencoba melakukan sesuatu untuk menghentikan mobil tersebut. Berdasarkan keterangan saksi yang dilaporkan VINnews, ia berlari menuju kendaraan ketika melihat mobil mulai bergerak mundur.
Tindakan tersebut kemungkinan dilakukan karena ia ingin mencegah kendaraan mengenai orang, kendaraan lain, bangunan atau benda yang berada di sepanjang jalan. Namun, ruang gerak yang sempit serta posisi kendaraan yang sudah bergerak membuat situasi berubah dalam hitungan detik.
VINnews melaporkan tubuh Avishai terperangkap di antara bagian pintu pengemudi dan sebuah tiang di dekat jalan. Laporan lain dari media lokal menggambarkan tubuhnya mengalami himpitan berat ketika ia berusaha mencapai pintu mobil dan menghentikan kendaraan.
Karena itu, istilah terlindas mobil sendiri yang banyak digunakan untuk menggambarkan kecelakaan tersebut perlu dipahami sebagai insiden kendaraan yang bergerak mundur dan kemudian menghimpit tubuh Avishai. Detail awal mengenai titik persis tubuhnya terjepit sedikit berbeda di antara laporan media, tetapi seluruh pemberitaan utama menyebut kendaraan miliknya sendiri sebagai penyebab cedera fatal.
“Kecelakaan Avishai Levi memperlihatkan bagaimana kendaraan yang bergerak tanpa pengemudi dapat berubah menjadi ancaman serius hanya dalam beberapa detik, terutama ketika berada di jalan yang memiliki kemiringan.”
Panggilan Darurat Diterima Sekitar Pukul 16.03
Situasi di Jalan Adoniyahu HaKohen segera menarik perhatian orang yang berada di sekitar lokasi. Pusat layanan darurat Magen David Adom menerima laporan kecelakaan sekitar pukul 16.03 waktu setempat.
Petugas medis kemudian menuju lokasi dan mendapati korban dalam kondisi sangat serius. Avishai mengalami cedera akibat tekanan kendaraan dan tidak memberikan respons normal ketika petugas tiba.
Proses penyelamatan tidak hanya membutuhkan tindakan medis. Korban terlebih dahulu harus dibebaskan dari posisi tempat tubuhnya terjepit sebelum dapat dibawa menggunakan ambulans.
Bahadrei Haredim melaporkan tim penyelamat memberikan pertolongan awal dan melakukan resusitasi dalam waktu cukup lama. Kondisinya ketika dievakuasi dinyatakan kritis.
Petugas tetap melakukan upaya mempertahankan fungsi vital Avishai selama perjalanan menuju rumah sakit.
Avishai Dibawa ke Hadassah Mount Scopus dalam Kondisi Kritis
Setelah berhasil dievakuasi, Avishai dibawa menuju Hadassah Medical Center di Mount Scopus, Yerusalem. Tim medis melanjutkan tindakan resusitasi selama proses pemindahan karena kondisi korban sangat berat.
Ynet melaporkan korban dibawa ke rumah sakit sambil menjalani upaya resusitasi. Cedera yang dialaminya terlalu berat dan dokter akhirnya menyatakan Avishai meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Identitasnya kemudian diketahui keluarga. Media lokal menyebut nama Avishai baru diumumkan kepada publik menjelang Sabat setelah anggota keluarganya menyelesaikan proses identifikasi di Hadassah Mount Scopus.
Kabar tersebut dengan cepat menyebar di komunitas musik tempat Avishai telah berkarya selama puluhan tahun.
Pemeriksaan Awal Mengarah pada Posisi Parkir Kendaraan
Salah satu pertanyaan utama setelah kecelakaan adalah mengapa kendaraan dapat bergerak setelah Avishai turun. Penyelidikan awal yang dilaporkan media Israel mengarah pada kemungkinan kendaraan tidak sepenuhnya diamankan dalam posisi parkir.
Ynet secara spesifik memberitakan bahwa Avishai keluar dari mobil tanpa memindahkan kendaraan ke posisi parkir. Ketika mobil mulai bergerak, ia berusaha menghentikannya tetapi kemudian terhimpit.
Sementara itu, laporan Bahadrei Haredim pada hari berikutnya menyebut pemeriksaan awal menduga rem parkir mungkin tidak diaktifkan secara tepat. Mobil kemudian bergerak mundur di ruas jalan yang memiliki kemiringan.
Perbedaan uraian tersebut menunjukkan bahwa detail mekanis kecelakaan masih berasal dari pemeriksaan awal. Fakta utamanya tetap sama, yaitu kendaraan bergerak setelah Avishai keluar dan ia mengalami cedera fatal ketika mencoba menghentikannya.
Sosok Avishai Levi Sudah Mengenal Panggung Sejak Usia Tujuh Tahun
Di luar kecelakaan yang merenggut nyawanya, Avishai Levi memiliki perjalanan musik panjang yang dimulai ketika masih sangat muda. Ia lahir di Tiberias dan kemudian tumbuh di Yerusalem. Media Bahadrei Haredim menyebut ia merupakan putra Eliyahu Levi dan Ruth.
Kemampuan vokalnya mulai terlihat sejak usia anak. Pada usia sekitar tujuh tahun, Avishai bergabung dengan kelompok anak Pirchei Jerusalem dan menjadi salah satu vokalis utamanya pada periode 1987 hingga 1989.
Kelompok tersebut tampil di berbagai acara dan menjadi bagian dari lingkungan musik keagamaan Yahudi. Suara Avishai yang kuat untuk ukuran anak kecil kemudian membuatnya memperoleh perhatian lebih besar.
Ia bahkan sempat mendapat sebutan sebagai wonder boy atau anak ajaib dalam musik Timur Tengah Israel pada penghujung dekade 1980. Sebutan itu muncul ketika rekaman dan penampilannya mulai beredar luas di kalangan pendengar.
Pertemuan di Sinagoga Ades Membantu Membentuk Kariernya
Perjalanan musik Avishai berkembang ketika ia sering mendatangi Sinagoga Ades di Yerusalem. Tempat tersebut dikenal memiliki tradisi kuat dalam musik liturgi Yahudi dengan pengaruh musikal Timur Tengah.
Ketika berusia sekitar sembilan tahun, kemampuan Avishai menarik perhatian cantor Kobi Mizrahi. Pertemuan tersebut kemudian membuka jalan menuju proses rekaman profesional.
Kobi Mizrahi membantu memproduksi beberapa album pertama Avishai. Salah satu yang paling dikenal adalah Mi El Kamocha yang dirilis pada 1988 dan memperoleh perhatian besar di lingkungan musik yang digelutinya.
Setelah itu muncul Eliyahu Hanavi serta rekaman pertunjukan Erev Mizrahi Gadol. Kesuksesan pada usia sangat muda membuat Avishai tampil di berbagai daerah Israel serta komunitas Yahudi di luar negeri.
Musik Mizrahi Menjadi Bagian Penting dalam Perjalanan Avishai
Karakter musikal Avishai banyak berkaitan dengan musik Mizrahi dan tradisi piyyut. Mizrahi merupakan istilah yang banyak digunakan untuk menggambarkan musik populer Israel yang memperoleh pengaruh kuat dari tradisi musik komunitas Yahudi Timur Tengah dan Afrika Utara.
Avishai menggabungkan teknik vokal tersebut dengan tradisi keagamaan yang ia pelajari sejak kecil. Perpaduan inilah yang membuat aktivitasnya tidak hanya berlangsung melalui rekaman komersial, tetapi juga acara keagamaan dan kegiatan komunitas.
Ia tampil dalam berbagai pernikahan, acara keluarga dan perayaan keagamaan. Kariernya berlangsung selama puluhan tahun meskipun terdapat beberapa periode ketika aktivitas bermusiknya berkurang karena ia memberikan perhatian lebih besar kepada keluarga dan pekerjaan lain.
“Perjalanan Avishai menarik karena kariernya tidak hanya dibangun dari industri rekaman. Panggung komunitas, acara keluarga dan tradisi musik keagamaan menjadi bagian besar dari perjalanan yang ia jalani sejak kecil.”
Avishai Sempat Mengurangi Aktivitas Musik
Popularitas sebagai penyanyi anak tidak membuat Avishai terus berada di pusat perhatian industri hiburan sepanjang hidupnya. Setelah memasuki usia dewasa dan membangun keluarga, ia sempat mengurangi aktivitas musik untuk beberapa waktu.
Namun hubungan dengan musik tidak benar benar berhenti. Dalam beberapa periode berikutnya, Avishai kembali tampil dan merilis karya baru.
Salah satu karya yang memperkenalkannya kembali kepada pendengar adalah Avakshecho. Lagu tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari kembalinya Avishai ke kegiatan musik setelah beberapa tahun lebih banyak mengurus kehidupan keluarga dan aktivitas lain.
Ia juga terus tampil dalam kegiatan keagamaan serta acara komunitas. Gaya bernyanyinya mempertahankan karakter Timur Tengah yang telah membentuk identitasnya sejak menjadi penyanyi anak.
Kecelakaan Terjadi Saat Avishai Sedang Bekerja sebagai Pengemudi
Fakta bahwa kecelakaan terjadi ketika Avishai bekerja sebagai pengemudi menunjukkan kehidupan sehari harinya tidak hanya bergantung pada panggung. Media lokal melaporkan ia melakukan pekerjaan sebagai driver, terutama pada hari Jumat.
Pada 7 Agustus, Avishai disebut baru saja membawa penumpang sebelum berhenti untuk membantu menurunkan barang. Aktivitas sederhana tersebut kemudian berubah menjadi kecelakaan fatal setelah kendaraan bergerak mundur.
Lokasi kecelakaan berada di kawasan Bukharim di Yerusalem. Insiden berlangsung hanya beberapa saat sebelum dimulainya Sabat, saat aktivitas Jumat sore di kota mulai beralih menuju periode istirahat keagamaan.
Keadaan tersebut membuat kabar kematian Avishai menyebar sangat cepat menjelang Jumat malam, terutama di komunitas keagamaan tempat namanya dikenal sebagai penyanyi dan paytan.
Usia Avishai Sempat Salah Disebut dalam Laporan Awal
Ketika kabar kecelakaan pertama kali muncul, identitas korban belum langsung tersedia. Beberapa laporan awal hanya menggambarkan korban sebagai pria berusia sekitar 30 tahun.
Setelah proses identifikasi dilakukan, diketahui bahwa korban adalah Avishai Levi yang berusia 46 tahun. Ynet dan laporan berikutnya kemudian menggunakan usia tersebut.
Perbedaan informasi seperti ini cukup umum pada fase awal sebuah kecelakaan karena petugas di lokasi lebih memprioritaskan penyelamatan korban. Identitas lengkap baru diumumkan setelah pihak berwenang dan keluarga menyelesaikan pemeriksaan.
Keterangan mengenai usia 46 tahun juga sesuai dengan riwayat kelahirannya yang dicatat media lokal. Avishai disebut lahir pada 1980 sebelum kemudian tumbuh di Yerusalem.
Pemakaman Avishai Levi Dijadwalkan di Har HaMenuchot
Setelah identifikasi dan proses administrasi selesai, keluarga mempersiapkan pemakaman Avishai di Yerusalem. Laporan media komunitas menyebut jenazah dapat diserahkan untuk pemakaman tanpa harus dikirim ke institut forensik Abu Kabir.
Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung selepas Sabat di kompleks pemakaman Har HaMenuchot, Yerusalem. Sejumlah laporan menyebut prosesi dimulai pada tengah malam dari rumah pemakaman Sephardi di kawasan tersebut.
Keluarga, sahabat serta orang yang mengenal Avishai melalui musiknya mendapat kabar kematian hanya beberapa jam setelah kecelakaan. Kepergiannya terjadi setelah perjalanan panjang sejak menjadi vokalis anak pada usia tujuh tahun, merilis album Mi El Kamocha pada 1988, tampil di berbagai tempat dan terus mempertahankan hubungan dengan musik Mizrahi serta piyyut hingga usia 46 tahun.






